DOSA yg Mendatangkan MAUT

“Kalau ada seorang melihat saudaranya berbuat dosa, yaitu dosa yang tidak mendatangkan maut, hendaklah ia berdoa kepada Allah dan Dia akan memberikan hidup kepadanya, yaitu mereka, yang berbuat dosa yang tidak mendatangkan maut. Ada dosa yang mendatangkan maut: tentang itu tidak kukatakan, bahwa ia harus berdoa.” (1 Yohanes 5:16).

Maut di sini berarti kematian yang merupakan hukuman dari Tuhan, mati secara prematur. Kematian yang lebih cepat dari waktu semestinya. Tetapi sebagai orang Kristen, marilah kita jangan cepat menghakimi orang lain, jangan terburu untuk mengambil kesimpulan.

4 Dosa yang mendatangkan maut:
1. Memanfaatkan nama Tuhan dan pelayanan untuk melakukan kejahatan
2. Menganiaya para rasul, nabi, hamba-Nya
3. Memanggil roh peramal, roh kegelapan setelah menerima Roh Kudus
4. Mengambil uang yang dikuduskan untuk Tuhan

1. Memanfaatkan nama Tuhan dan pelayanan, untuk melakukan kejahatan

Imamat 10 :1-7

Allah itu baik dan benar. Baik saja tidak cukup, kita juga harus hidup benar di mata Allah. Kita harus berhati-hati terhadap dosa, bukan karena semata-mata takut disambar, melainkan karena kita menghormati-Nya. Jangan menyebut nama Tuhan Allahmu dengan sembarangan (Keluaran 20:7). Jangan mempergunakan nama Tuhan untuk agendamu, kepentinganmu. Jangan memakai “jalur Tuhan” hanya untuk sekadar mendapatkan nama.

Untuk dosa yang mendatangkan maut, firman Tuhan mengatakan agar kita jangan pernah menangis, jangan mendoakan. Segera selesaikan dan tinggalkan sampai tuntas. Jangan pernah menyimpan kepahitan, trauma. Memiliki itu semua sama saja dengan kita hidup di masa lalu. Jika kita tidak dapat menyelesaikan trauma, maka mutiara kita takkan pernah menjadi utuh. Segera selesaikan, putuskan secara rohani hubungan dengan perkara itu di tempat itu dimulai. Jangan lagi menangisi, meratapi.. Karena semakin kita meratapinya akan terjadi transfer spirit.

Selesaikan dan segera move on. Jangan pernah pindah ke lain tempat, sebelum perkara itu diselesaikan. Jika kita memiliki spirit itu, maka Tuhan akan membawa kita ke tempat yang lebih tinggi.

Bagaimana ketika kita melihat hal yang tidak benar dengan hamba-Nya? Mutiara yang keluar dari mulut babi, tetaplah mutiara. Tetaplah memandang mutiara, memandang minyak urapan yang Tuhan sudah beri dalam kehidupan orang itu. Teruslah bertumbuh dengan Roh Kudus. Jangan memandang motivasinya, ketaksempurnaannya. Pandanglah Roh Kudus selalu.

Dosa seksual dalam pelayanan

1 Samuel 2:22-25
Zakharia 5:5-8
Wahyu 2:20-23

Sebagai seorang Kristen, kita harus memiliki kehidupan yang benar secara seksual. Biarlah dunia dapat belajar dari kehidupan kita. Biarlah dunia menemukan iman yang benar dalam hidup kita, bukan hal-hal yang tidak benar. Bagaimana kita dapat memberitakan Injil, jika kehidupan kita kotor? Mari bersihkan hidup kita.

Apa yang harus kita lakukan:
1. Tuhan paling benci kemunafikan
2. Pelayanan harus sungguh-sungguh. Jangan main-main, setiap kita berada di bawah lampu sorotnya Tuhan. Kita harus membereskan hidup kita dengan serius
3. Jaga kesucian nama Tuhan dan gereja-Nya, agar gereja dapat menegakkan kepalanya. Agar gereja disegani dan menjadi terang bagi dunia

Disarikan dari khotbah Ps. Philip Mantofa, “Dosa yang mendatangkan maut: Memanfaatkan nama Tuhan dan pelayanan untuk melakukan kejahatan”, hari Minggu Tgl. 1 Mei 2016, di GMS Revelation via Live Streaming, di Ibadah sesi-1 Pk.07.00 Pagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s