ONLY YOU CAN BE YOU

“If I were a flower.. I would be a sunflower.
To always follow the sun, Turn my back to darkness,
Stand proud, tall and straight even with my head full of seeds.”

Kadang sangat lelah untuk berdiri kembali setelah badai, sangat melelahkan untuk mempercayai setelah dikecewakan. Tetap bertahan meski jalan di depan sangat kabur.
Seseorang berkata kesalahan terbesarmu adalah terlalu baik, terlalu ramah, semua dikasihi. Kamu harus cerdik. Perbedaan cerdik dan licik hanya selembar kertas, pastikam kau di pihak yang cerdik bukan licik.

Aku tak tahu siapa yang berkata jahat di belakangku, aku tahu semua orang kebanyakan datang bukan karena apa adanya, tapi ada apanya. Mereka menginginkan sesuatu, semua kita memiliki motivasi. Salahkah aku jika tak mengetahuinya, Salahkah aku tersenyum kepada mereka yang berlaku dingin kepadaku. Salahkah aku kalau aku diberi hati yang lebar untuk mengasihi banyak orang. Bodohkah itu?

Aku tersenyum mengenang pembicaraanku dengan seorang teman, apakah aku harus berubah, jadi yang sangat galak dan streng. Dia menggeleng well, that’s not you vell. No need to change. Menanglah dengan dirimu. Aku bukan temanmu kalau kamu menjadi orang lain, thankks. Sahabat tidak perlu banyak, hanya beberapa yang tidak palsu sudah cukup. Terima kasih!

Aku sangat menyukai bunga matahari. Tetap ceria bersinar, tetap ceria tersenyum di padang rumput, kamu tak tahu digigit serangga kah dia, ditiup badai kah dia, kau cukup melihatnya tersenyum mengarahkan wajahnya ke Sang Surya.

Aku memilih untuk menjadi diriku. Aku memilih bersinar dengan caraku. Aku memilih mengasihi dengan caraku. Aku memilih menang dengan identitas asliku. Aku memilih tersenyum kepada kamu yang kutemui. Aku memilih menyapamu. Aku memilih memaafkanmu. Aku memilih tetap mengasihi orang di sekitarku. Veli yang kamu kenal ramah, veli yang kamu kenal bawel, veli yang kamu kenal apa adanya. Biar itu boleh tetap melekat sampai kapanpun.

Buat serangga yang menggigitku, go ahead. You can bite me, but you can’t take the joy in me. The joy of the Lord is my strength. Seperti Tuhan yang menemukanku di sudut terpencil, aku percaya akan ada pula menemukanku di sudut itu. Kalaupun kalian tak menemukanku, aku cukup tersenyum di sudut itu. I just have to keep on going n keep shining in my style. Not in my sis, friend, dad, mom, my pastor’s style.

Bagaimana dengan dirimu ? Apa warna aslimu ? Seperti apa ciri spesialmu? Just be you. Tunjukkan pada dunia betapa unik dirimu.
BE ORIGINAL!
ONLY YOU CAN BE YOU!
You’re amazing just the way you are.
Never forget that 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s